Penyebaran Film Enak-Enak Di Status WhatsApp, Akhirnya Tertangkap
KORANBIBIR - Lima oknum pelajar di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah harus berurusan dengan polisi karena ketahuan menyebarkan video porno di status WhatsApp (WA) pada Senin (22/6/2020).
Kelima pelajar terdiri dari satu laki-laki dan empat perempuan yang merupakan pelajar di sebuah SMA. Awalnya polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada status WA memposting video porno.
Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan brehasil menangkap kelima pelajar tersebut. Dalam videonya, kelima oknum pelajar tersebut akhirnya meminta maaf di depan publik melalui video yang direkam di Mapolda Kalteng.
Kelimanya juga diminta membuat suarat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.
"Dan terjadi Lagiii ... seperti lagunya Noah Band. Ini jangan ditiru ya gaesss...!!! Lima oknum pelajar SMP dan SMA di Palangkaraya menyebarkan video pornografi melalui status WhatsApp miliknya," tulis postingan akun FB @HumasPolda Kalteng, Selasa (23/6/2020) dengan dilampirkan video lima pelajar tersebut sembari meminta maaf kepada publik.
BACA JUGA :
Viral Dari Video Yang Memperlihat Seorang Dokter Terlanjang Dan Polisi Sedang Memburu Penyebar Video
Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Hendra Rochmawan pengatakan, warga tidak boleh menyebarkan konten berupa video, foto, tulisan, stiker dan meme yang mengandung unsur pronografi di media sosial, baik itu facebook, instagram, twitter, youtube, tiktok, grup whatsapp, status wahtsapp dan lain-lain karena melanggar UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)," ujar Hendra.
Disamping itu, lanjut dia, menyebarkan pornografi juga melanggar norma agama dan norma kesusilaan. Apalagi yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa.
"Seorang pelajar atau mahasiswa harus fokus belajar dan belajar. Jangan berbuat sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga karena kasihan orang tua kita. Orang tua sudah capek-capek mencari nafkah untuk kita, biar kita bisa makan dan sekolah. Jangan dibalas dengan perbuatan yang membuat orang tua kita malu dan menangis," tandasnya.



