Menerapkan New Normal Akibat Lockdown Corona Menyerang, Sekarang Universal Studios Jepang Telah Dibuka Kembali
KORANBIBIR - Semenjak Virus Corona menyerang sebagian dunia. Banyak sekali negara telah melaukan Lockdown di negaranya masing-masing. Tujuan dari Lockdown adalah untuk melindungi warganya tetap aman dan virus Corona cepat hilang. Maka dilakukanlah ....
Dilakukannya Lockdown membuat salah satu tempat yang banyak menjadi incaran wisatawan adalah Universal Studios Jepang. Semenjak dinyatakan Universal Studios Jepang ditutup akibat Virus Corona ini banyak sekali wisatawan atau warga sekitar tidak dapat menikmati wahana di dalamnya.
Tapi sekarang Universal Studios Jepang telah dibuka kembali dan menerapkan New Normal. Kendati demikian, pembukaan tersebut hanya berlaku bagi mereka yang tinggal di Prefektur Osaka.
Sementara untuk wilayah di sekitarnya, mereka baru bisa berkunjung ke sana pada 19 Juni mendatang.
Universal Studios Jepang kembali dibuka seiring dengan pencabutan status keadaan darurat di Prefektur Osaka, dan wilayah sekitar pada 21 Mei 2020.
Status keadaan darurat dicabut lantaran angka infeksi virus corona diarea tersebut kian menurun. Melalui stius resminya, Universal Studios Jepang mengatakan, pengunjung harus selalu mengenakan masker wajah di kawasan tempat wisata.
Mereka juga akan diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk, dan harus mengikuti aturan jaga jarak saat menaiki atraksi wisata.
Sementara itu, bisnis lain, museum, dan sekolah telah dibuka kembali secara perlahan selama dua minggu belakangan. Di Tokyo, department store dan bioskop sudah dibuka sejak April usai kota tersebut memberhentikan status keadaan darurat pekan lalu.
Namun, Tokyo Disnyeland belum dibuka, sehingga para penggemar Mickey Mouse harus menunggu lebih lama untuk bertandang ke sana.
Melalui sebuah pernyataan, operator taman hiburan Oriental Land Co mengatakan, mereka akan memperpanjang penutupan Tokyo Disneyland.
Mereka mempertimbangkan waktu pencabutan pembatasan oleh pemerintah terhadap beberapa bisnis, serta perusahaan mereka sebelum memutuskan kapan akan membuka kembali taman hiburan Walt Disney.



